Rabu, 13 September 2017
BERDAMAI DENGAN TAKDIR
Apa yang telah terjadi semuanya adalah takdir Allah. Tidak ada hal yang kebetulan. Kita bisa apa ketika rencana Allah lebih indah dari apa yang manusia rencanakan? Ketika Allah benar-benar menetapkan garisnya jauh dari apa yang kita inginkan. Mungkin banyak juga yang tak sependapat dengan garis yang Allah takdirkan, banyak mengeluh ini dan itu. Banyak mengomentari seharusnya semua ini tidak akan pernah terjadi jika begini dan begitu. Banyak yang menggerutu harusnya aku bisa lebih dari ini. Tapi semua meleset tidak sesuai apa yang kita inginkan. Lalu kita bisa apa? Jika ketika berdamai dengan takdir adalah pilihan paling indah dari yang lain. Percaya saja tidak akan pernah ada orang yang sengaja menyakiti diri kita bahkan sengaja untuk mengecewakan kita karna dia tau betul betapa pedihnya ketika dikecewakan. Betapa sakitnya ketika apa yang diinginkan jauh sekali dari harapannya. Karena dilain hal banyak sebab-sebab dari akibat yang terjadi sebagaimana manusia sangat banyak yang tidak ia ketahui. Kecuali Allah sang Maha Tahu. Ada berbagai hal yang mendasari seseorang mengambil keputusan hingga dia benar2 yakin dengan apa yang ia pilih. Terkadang yang tidak kita ketahui apa yang kita pilih mungkin juga sebagian dari rencana Allah. Qodarullohu masyaa faal. Sesungguhnya hanya karena Allah semua dapat terjadi. Allah aku akan selalu berusaha untuk selalu berdamai dengan takdir Mu.
Senin, 11 September 2017
TELENEUROSURGERY
Teleneurosurgery adalah suatu kemajuan
teknologi kesehatan dimana seorang dokter dapat melakukan sebuah operasi jarak
jauh dengan bantuan seorang robot. Mungkin ada sebagaian orang yang udah tau nggaksih. Yang gua harap hal ini jadi bacaan terinformatif yang pernah gua tulis di blog receh ini hehe. Gua baru mengetahui hal ini setelah gua memasuki
mata kuliah yang sangat rumit sumber rujukan jurnalnya dan segala panduannya.
Yaitu "sistem informasi kesehatan" alat ini terbesit dijelaskan dalam suatu modul
singkat dalam pencarian gua. Dan ini sangat menarik untuk
benar-benar diwujudkan. Katanya hal ini ditujukan untuk mencapai pemerataan
geografis dimana kualitas pengobatan bedah saraf yang mungkin hanya tersentralisasi , serta yang gua temui dalam jurnal-jurnal yang gua baca
bahwa hal ini akan menjadi sebuah pengalaman medis yang dapat diakses oleh
profesional medis manapun, dimanapun pasien berada. Seiring kemajuan
teknologi ini, yang diharapkan dunia adalah memang dapat berada ke titik ini di mana
lengan robot bisa melakukan sebagian besar prosedur standar, termasuk
beberapa bedah saraf. Kemajuan teknologi ini akan terjadi dimasa
mendatang, dan dalam waktu dekat, operasi akan dilakukan dengan dokter di satu
lokasi yang menggunakan sebuah remote control dan pasien berada di lokasi lain yang menjalani prosedur operasi oleh robot bedah terkontrol. Salah satu tantangan yang harus diatasi adalah
bagaimana memaksimalkan jaringan komunikasi untuk berbagi informasi dan
diagnostik dengan lebih baik melalui telemedicine.
Setelah gua mencari jurnal lainnya di Swedia bener-bener sedang merancang program ini untuk segera terwujud dengan berbagai alasan bahwa program Teleneurosurgery di Swedia dapat meningkatkan akses penting antara si klien dan ahli bedah saraf di Swedish
Neuroscience Institute. Program ini juga memperbaiki akses pasien di
Washington dan Pacific Northwest yang akan mendapatkan keuntungan dari keahlian
bedah saraf. Karena krisis yang terjadi bahwasanya ahli bedah saraf saat ini
berarti dokter yang sangat terlatih ini seringkali hanya tersedia di
pusat medis utama di daerah perkotaan, contohnya seperti Seattle. Melalui sistem
TeleNeurosurgery, ahli bedah saraf di Swedish Neuroscience Institute diberi
akses jarak jauh dan aman terhadap gambar dan data penting, yang memungkinkan
mereka segera mengevaluasi pasien dan menawarkan rekomendasi pengobatan awal. Pasien TeleNeurosurgery yang tinggal di
luar wilayah Seattle tidak perlu melakukan perjalanan jauh atau secara fisik
berada di ruangan yang sama dengan ahli bedah saraf untuk evaluasi awal mereka.Pemanfaatan sumber daya terpusat dan
subspesialisasi yang sederhana namun sangat efektif ini berarti dokter dan
rumah sakit dapat memberikan perawatan khusus khusus untuk pasien yang dekat
dengan rumah.

gua coba search gambarnya yang keluar modelnya kaya gini entah ini valid apa enggaksih cuma gambar ini bisa sedikit memvisualisasikan khayalan guasih.
kalo bahas tentang kemajuan teknologi gua mungkin sangat amat tidak ahli dan amat kudet sih. Tapi gua senenng sih kalo bahas soal masa depan. Terutama ngomongin masa depan sama kamu (HAHAHA) . Pasti sih hal ini udah terpikirkan jauh-jauh hari sama orang yang ahli banget teknologi. Tapi bagi gua seorang awam teknologi ini keren banget. Dan kalo sampe hal ini terwujud terutama diaplikasikan di Indonesia dengan letak geografis yang amat teramat sangat kompleks ini sungguh cocok. Meski yang gua baca-baca lagi ini masih dalam kajian mendalam soal kode etik. Dan di Indonesia sendiri udah sejauh apa persiapannya tentang kemajuan teknologi kesehatan mendatang. Sebagai orang yang cuma bisa komentar doang sekarang yang gua liat sih masih sibuk dengan soal-soal permasalahan kesehatan di Indoneisa yang nggak kelar-kelar dari zaman beheula kaya AKI (Angka Kematian Ibu) dan AKB(Angka Kematian Bayi) yang masih tinggi. Isunya masih sama dari zaman dosen gua kuliah sama dia jadi dosen sekarang bahwa Indonesia memiliki AKI dan AKB yang belum mencapai standar MDGs atau SDGs kalo sekarang mah.
Zaman semakin canggih itu akan semakin mengefesiensikan waktu dan akan rela membeli waktu Contoh sederhana yang gua alami secara pribadi adalah gua lebih seneng naik angkutan online kemana-mana dibandingkan angkutan umum yang kalau gua hitung-hitung bisa beda 5-10rb. Yang namanya mahasiswa kadang mikir lumayan ngesave 5-10rb dalam suatu perjalanan hehehe luamayan bangetkan. Tapi karena gua orangnya juga sangat amat kebanyakan mikir jadi lebih baik gua ngesave waktu sih. Kalo gua naik angkutan umum yang bisa ngabisin waktu 45 menit dan kalo naik ojek online ini hanya dalam 15 menit yah mending gua beli waktu sih jadinya. Gaya banget tapi itulah yang gua rasa. Kalo lagi ribet banget butuh suatu yang kepepet dan susah nyari referensi barangnya ada di toko mana yah mending klik-klik-klik lo bisa menemukan dengan sesuatu itu hanya dengan beberapa detik tanpa gua harus keliling mall yang berjam-jam dan hasilnya nothing nggak dapet juga barang yang gua butuh segera dalam waktu cepat. Sama halnya kaya teknologi yang akan segera diwujudkan ini. Seorang dokter profesional bakal ngesave waktu perjalanan dari kota ke desa untuk mengejar si nyawa pasien ini buat segera melakukan operasi darurat. Harapannya sih gitu, will see yaa pasti hal ini bakal terwujud dengan pesatnya perkembangan zaman tinggal gimana sumber daya manusianya aja nih yang nyiapin diri buat nerima segala perubahan dengan menggunakannya sebermanfaat mungkin.
sumber :
Langganan:
Postingan (Atom)