Minggu, 03 Januari 2016

Takdir

Setelah berpuluh-puluh abad gak pernah posting alhamdulilah ada waktu buat posting yang coba direnungin deh. Banyak hal yang bukan cuma kebetulan tapi memang takdir. Yang bisa kita ambil hikmahnya. Ini sebagian kecil hikmah yang bisa diambil dari perjalanan hidup ku. Yang mungkin bisa buat temen-temen berfikir ada banyak hikmah dibalik secuil peristiwa hidup kita.

Yang pada awalnya gak pengen masuk SMA negri rasanya pengen balik lagi ke pondok rasanya gak nyaman. Rasanya gak ada yang bisa ngerti kita. Rasanya sulit beradaptasi. Itu bukan kebetulan tapi emang udah takdir yang harus diambil hikmahnya sangat dalam. Dari sana alhamdulilah bisa bertemu wanita-wanita yang menginspirasi. Buat pribadi ini jadi lebih mengerti perbedaan. Bukan mencoba dimengerti tapi mengertilah hal ini bukan sekedar kebetulan. Dimana dipertengahan masa SMA umi harus jatuh sakit dan alhasil gak bisa lagi cuek-cuek sama urusan rumah dan aku harus belajar masak. Karna juru masak lagi sakit. Hmm bukan kebetulan ini takdir. Ini hikmah ibrah yang bisa diambil. Kalo aku jadi masuk pondok (lagi) siapa yang ngurusin ini itu dirumah. Sayap rumah ini lagi tumbang.

Kadang suka merasa kenapa harus begini. Kenapa harus aku. Atau sampai kapan begini.. hft itu takdir gak ada yang bisa merubah kecuali doa dan usaha sebelum semua hal berubah dari apa yang kita inginkan semua ada pelajaran yang bisa dipetik. Pernah ikut kajian dan ada seseorang yang mengatakan "kamu nggak akan pernah marah sama suatu keadaan yang udah Allah tentuin kalo kamu beriman" ini kata-kata paling menusuk hati. Brati kalo aku tanya MENGAPA SEMUA BEGINI? atau kenapa harus begini tandanya bisa dipertanyakan keimanan ini..

Ada banyak hal dihidup ini yang emang Allah takdirin buat aku itu adalah jalan yang amat sangat terbaik.

Contoh lainnya. Waktu telat bangun pagi dan harus tergesa-gesa masuk sekolah dan akhirnya dihukum karena terlambat. Itu bukan hal yang disengaja untuk terlambat bahkan sengaja ingin dihukum. Ternyata ada seseorang yang sengaja dateng kesekolah pagi-pagi buat nganterin sesuatu yang bukan karena aku kepengen tapi itu karena sesuka hatinya. Ini rencana Allah yang sangat baik karena aku gak bertemu. Karena Allah emang gak menakdirkan untuk bertemu.

Gak ada sesuatu yang kebetulan. Percaya deh. Kaya sekarang jadi mahasiswa kebidanan disalah satu insitusi yang awalnya cuma nyoba-nyoba dan gak kepengen banget jadi bidan. Yang awalnya cuma nyoba karena nurutin kata orang tua. "Coba aja. Kerjanya gampang dan blabla.."
Banyak hikmah yang diambil dari masuk insitusi ini padahal baru semsester 3. Meski kadang suka ngeluh gak kuat nugas atau buat laporan yang seabrek.
Hal sepele yah. Hikmahnya aku jadi ngerti jalan dijakarta wkwkw. Bolak-balik jakarta-bekasi kadang buat aku miris liat orang-orang yang berkerja keras untuk hidupnya atau orang-orang yang diperbudak sama perusahaannya. Naik kereta atau bus lari-lari bertaruh nyawa atau dempil-dempilan agar cepat bertemu keluarga dan melepas lelah dirumah. perempuan berkakirir?? banyak banget. Sampe pada pura-pura tidur atau terlelap letih kalo ada wanita hamil semuanya tidur. Kasian bumilnya atau ibu-ibu yang bawa debay. Atau melihat para pengamen jalanan yang bertaruh hidup dikota keras. Atau naik gojek pulang kebekasi atau nebeng temen hmm banyak banget orang yang bertaruh nyawa dengan motornya dijalanan.. banyak hikmah yang bisa dipetik dari yang mungkin sepele. Hikmahnya bersyukur. Gak ada yang pernah tau selamat atau tidak dijalanan. Berdoa minta dijaga sama Allah untuk selalu beri kita keselamatan dan kesehatan untuk mampu berpijak lebih lama di bus atau kereta hehe.

Hikmah lainya bisa bertemu dengan 39 wanita tangguh. Wanita yang udah Allah gariskan tangannya untuk membantu malaikat-malaikat kecil atau penghuni baru dunia. Mereka biar ngeselin juga susah bareng nangis bareng. Sharing bareng. Isi kepala yang kadang gak bisa dimengerti. Lagi-lagi hikmahnya adalah mengerti jangan selalu ingin dimengerti. Ketemu dosen-dosen hebat penginspirasi hidup. Yang matanya berbinar dan merasa aku dekat untuk mengelilingi dunia. Untuk mengenggam dunia. Yang mengajarkan bahwa menolong sesama balasannya bukan cuma dunia tapi akhirat. Yang buat kadang lebih ngerti konsep ikhlas dan sabar.

Ketemu pasien!!!! Ini adalah hikmah terbesar. Rasa yang kadang buat aku selalu pengen bersyukur atas karunia Allah. Pertama kali ketemu pasien di ruang perawatan anak disalah satu rumah sakit pemerintah. Keluhannya macem-macem. Cuma mata ini yang menjadi saksi. Getaran hati menyentuh tangisan ibu yang gak tega liat anak bayinya mesti di infus. Atau gak tega liat anaknya harus masuk selang Ngt. Atau... gak  tega liat anaknya harus masuk rumah sakit. Terus beriringnya waktu semua itu bener-bener gak ada yang kebetulan bisa sharing sama kaka-kaka perawat yang emang udah kerja atau sharing ketemu mahasiswa lain atau coas. Semuanya lengkap. Paket kumplit banget kalo udah ketemu pasien. Hft..
Hal indah lainnya adalah ketika ketemu pasien yang bahagia plus seneng dengan kehadiran malaikat kecil barunya yang menghiasi rumah tangga mereka. Bener-bener bakal bersyukur banaget sekarang. Atau makin bersyukur karena betapa dasyatnya ngeliat proses persalinan. Dan betapa indahnya melihat proses persalinan yang didampingi oleh suaminya atau ibunya yang kadang ada rasa pengen cepet berkeluarga aja hehehe. Salah fokus yah. Mohon maaf. Yah banyak hal yang harus kita syukuri ketika bertemu pasien yang sudah hamil seumuran aku. Rasanya sedih. Diseusia ku yang harusnya kuliah ini malah hamil karena tuntunan ekonomi atau budaya setempat. Bersyukur-bersyukur. Gak ada kata lain yang terbaik selain hal itu. MAKASIH YARABB.

Semoga aku selalu diberi kekuatan yang tak terhingga untuk selalu menyambut takdir atau ketetapan Mu yang lain. Tolong yaAllah bantu aku untuk sedikit mengeluh bahkan jadikan lah aku hamba Mu yang tak pernah mengeluh. Tak ingin mengeluh. Yang selalu ingin bersyukur.

Sekarang tinggal bagaimana kita menyikapi setiap peristiwa kecil atau besar atau hal-hal yang mungkin kita anggep sepele. 😊☺😀😁😂😃😄

Aku Ingin Jatuh Cinta

Cinta adalah pembahasann yang tidak pernah punah dari media sosial.  Sejenak atau hanya sekedar memulai basa-basi. Dari yang menggebu-gebu sampai yang patah karenanya.

Jangan jadikan Kasih dan cinta kotor untuk membunuh nafsu kita semata. Karena ia begitu suci.

Karena hal itu ya Rabb Bendunglah hati ini. Wahai Allah sang pemilik hati. Ajarkan aku cinta yang hakiki. Cinta yang tidak Kau murkai. Cinta yang tulus. Cinta yang Engkau ridhoi. Cinta yang mendekatkan aku pada Mu dan Surga Mu..

Wahai Engkau sang pemilik hati jatuh cintakanlah aku pada saat yang tepat. Pada waktu yang telah kau tetapkan di lauhul mahfudz. Pada orang yang telah Engkau tentukan. Benihkanlah rasa itu disaat SAH sudah menggema. Buanglah rasa itu dari orang yang salah. Jauhkanlah rasa itu dari orang tak tertulis namanya dilauhul mahfudz...

Wahai Engkau Sang Pencipta hati. Dekatkanlah aku pada orang yang Engkau tulis namanya. Permudahlah langkahnya untuk menggapai ridhoMu. Permudahlah segala aktifitasnya untuk menjemput ridhoMu. Yakinkanlah hatinya untuk selalu menjaga hingga waktu yang telah Kau tetapkan dalam lauhul mahfudz Mu.. yakinkanlah pikirannya untuk selalu berbenah diri. Wahai Rabb ingatkan ia bahwa aku juga selalu berusaha berbenah diri.

Wahai dirimu yang entah siapa nama mu pun aku tak tahu. Wahai diri mu yang aku yakini bahwa Allah akan pertemukan kita diwaktu yang tepat. Dihari yang indah.. yang sudah direncanakan jauh sebelum kita lahir kedunia ini. Bersabarlah dan tetaplah istiqomah. Tetaplah teguh menjaga hati Mu. Tetaplah kau yakini bahwa aku disini juga sedang berbenah diri. Aku menunggu mu wahai orang yang telah Allah pilih untuk bersanding dengan ku nanti....